Menilik Keseruan Melakukan Solo Travelling

Setiap orang memiliki kepribadian yang berbeda meskipun ada banyak orang yang mungkin memiliki kesamaan satu sama lain. Termasuk dengan mereka yang tergolong introvert atau malah extrovert. Kepribadian extrovert adalah kepribadian yang cenderung memiliki sifat terbuka, periang, ceria, dan memiliki kemampuan yang baik untuk berhubungan dengan banyak orang. Di sisi lain, kepribadian introvert justru menyukai kesendirian dan suka melakukan semuanya sendiri. Mereka si introvert akan cenderung lebih menyukai melakukan banyak hal seorang diri. Salah satunya tentu saja melakukan solo travelling.

Keseruan Melakukan Solo Travelling

Melakukan perjalanan liburan tentu saja akan sangat menyenangkan, entah itu dilakukan beramai-ramai bersama para sahabat, atau bahkan malah sendiri. Bagi mereka yang menyukai keramaian tentu saja akan lebih memilih melakukan travelling secara beramai-ramai. Namun sepertinya kita setidaknya harus mencoba untuk melakukan perjalanan seorang diri. Melakukan solo travelling memang memiliki tantangan tersendiri bagi mereka yang akan melakukannya. Selain tantangan, solo travelling juga akan memberikan banyak pengalaman berharga dan akan sangat menyenangkan dilakukan, terlebih bagi mereka yang memiliki kepribadian extrovert.

Keistimewaan Solo Travelling untuk Introvert

Orang yang memiliki kepribadian introvert juga sering disebut sebagai pendiam karena tidak banyak berkata-kata dan lebih menyukai melakukan banyak hal seorang diri. Solo travelling adalah salah satu kegiatan yang banyak mereka lakukan. Meskipun demikian, bukan berarti mereka yang melakukan solo travelling adalah orang-orang introvert. Solo travelling akan sangat menyenangkan dilakukan oleh orang-orang introvert karena semua hal kitalah yang mengaturnya. Perjalanan yang tenang dan menyenangkan akan kita dapatkan selama kita menyiapkannya dengan baik. Berikut ini beberapa keseruan dan keistimewaan yang akan dirasakan saat melakukan solo travelling.

  1. Bebas mengatur jadwal

Salah satu masalah dan kendala saat merencanakan liburan bersama orang lain adalah kesibukan dan jadwal yang berbeda. Di tanggal tertentu mungkin saja kita memiliki waktu libur, namun tidak dengan teman yang juga akan melakukan perjalanan bersama. Hal tersebut tentu saja membuat kita harus memutar otak kembali untuk mencari waktu yang pas.

  1. Mewujudkan kunjungan ke tempat favorit

Travelling bersama sabat, keluarga atau teman kantor akan memiliki perbedaan pendapat tentang tempat yang akan dikunjungi selama liburan. Salah satu diantaranya mungkin saja menyukai alam, sedangkan kita menginginkan wisata budaya. Perbedaan semacam itu tidak akan kita rasakan saat solo travelling karena kita sendirilah yang akan menentukan dan memutuskan.

  1. Bisa menjalankan konsep minimalis

Seperti penentuan jadwal dan tujuan wisata, saat bepergian bersama orang lain kita akan memikirkan transportasi dan tempat menginap. Ada banyak orang yang sangat pemilih dalam menentukan kedua hal tersebut. Sedangkan saat melakukan perjalanan sendiri kita bahkan bisa memilih penginapan kecil sekalipun. Kita juga bisa menggunakan transportasi umum yang lebih murah.

  1. Banyak pengalaman berharga menanti

Melakukan solo travelling rasanya kurang lengkap ketika kita tidak tersesat di suatu tempat. Jangan panik karena hal tersebut sangatlah wajar terjadi. Menjadi seorang introvert membuat kita terbiasa menyelesaikan masalah seorang diri. Begitu pula dengan masalah yang mungkin akan terjadi selama perjalanan. Hal tersebut tentu saja akan menjadi pengalaman baru yang berharga dan menyenangkan.

  1. Lebih mengenal diri sendiri

Melakukan solo travelling berarti kita hanya akan pergi seorang diri. Tidak akan ada orang yang menemani dan menyertai perjalanan kita nantinya. Hal tersebut memberikan kita banyak waktu untuk mengenal lebih dalam diri kita sendiri. Mungkin kita akan terkejut nantinya setelah mengetahui kita bisa melakukan hal yang sebelumnya tak pernah kita pikirkan bisa melakukannya.